5 Fakta Meledaknya Petasan Di Kebumen yang Sebabkan 4 Orang Meninggal

  • Whatsapp
5 Fakta Meledaknya Petasan Di Kebuman yang Sebabkan 4 Orang Meninggal

Jatengpost.comMalam takbiran yang rencananya akan dirayakan dengan menyalakan petasan berujung petaka. Pasalnya, delapan warga Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, yang tengah meracik petasan raksasa harus menjadi korban setelah petasan yang mereka racik meledak.

Tidak hanya membuat jatuhnya korban jiwa, medekanya petasan juga membuat sebuag rumah rusak parah. Bagaimana peristiwa nahas tersebut bisa terjadi? Berikut Jatengpost.com himpun deretan faktanya.

Bacaan Lainnya

1. Diduga Korban Meracik Petasan Sambil Merokok

Peristiwa maut di malam Lebaran itu diduga berawal dari salah seorang korban yang meracik petasan sembari merokok.

“Sebanyak 7 orang membuat mercon, di antaranya menggulung kertas dan isi obat ke dalam gulungan kertas. Pada pukul 17.00 WIB meledak hingga menyebabkan meninggal dunia 2 orang dan 7 mengalami luka, disebabkan saat membuat sambil merokok,” kata Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/5).

Piter menerangkan para korban yang membuat mercon yakni Muhammad Taufik Hidayat bin Untung (25), Bambang Priyono (29), Rio Dwi Pangestu (22), Sugiyanto bin Marimin (23), Rizky Efendi (21), Alib bin Badjo (24), dan Irwan Soleh bin Solehudin (24). Kemudian seorang korban lain Ratna Iswatun Khasanah (19) yang merupakan keluarga korban.

2. Bahan Pembuat Petasan Seberat 5 kg

Para korban ini meracik petasan di rumah Untung pada Rabu (12/5) mulai pukul 16.00 WIB. Ada ratusan mercon yang sedang diracik para korban.

“Jumlah mercon yang akan diisi sebanyak lebih kurang 400 gulungan, dengan obat 5 kg,” terangnya.

Pos terkait