Aktivis Mahasiswa Papua Kunjungi Ganjar: Papua dan Jawa Tengah Saudara

  • Whatsapp
Aktivis Mahasiswa Papua Kunjungi Ganjar

Jatengpost.com –  Sejumlah aktivis mahasiswa Papua berkunjung ke hotel tempat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginap di Jayapura, Minggu (3/10). Kelompok mahasiswa yeng bertemu Ganjar di antaranya dari GMNI, PMII, PMKRI, HMI, GMKI, dan BEM Universitas Cenderawasih.

Dalam pertemuan itu, para aktivis mahasiswa Papua menyampaikan beberapa hal kepada Ganjar Pranowo, termasuk soal hubungan kedua provinsi ini.

Bacaan Lainnya

Ketua GMNI Jayapura, Ricky Bofra mengatakan sengaja menemui Ganjar untuk diskusi. Menurutnya, Ganjar adalah salah satu pemimpin yang disukai, karena dekat dengan rakyat dan berprestasi. Tak hanya membangun Jateng, Ganjar dinilainya banyak menginspirasi para pemuda di seantero negeri.

“Ketika beliau datang ke sini, ini momentum bagi kami berjumpa dan sharing ide, masukan dan gagasan dari beliau pada kami untuk membangun Jayapura ini,” jelasnya.

Ricky mengapreasiasi ide Ganjar untuk membentuk desa kembar antara Jateng dan Papua. Ia berharap, persaudaraan Jateng dan Papua terus berlanjut untuk Indonesia.

” Kami teman-teman di Jayapura dan bersama saudara kita di Jawa Tengah, kami tetap bersaudara. Salam satu Indonesia,” katanya.

Ketua PMII Jayapura, Mahfud, mengatakan, Papua adalah miniatur Indonesia. Ia sendiri keturunan Madura yang tinggal di Papua.

“Kami ini simbol miniatur NKRI, meskipun kami berbeda tapi perbedaan suku ras agama tidak membuat kami terpecah belah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan masukan kepada para aktivis mahasiswa. Mereka yang biasanya hanya bicara politik diajaknya untuk masuk ke wilayah kreatif dan konkret dalam membantu masyarakat.

Di tengah pandemi ini, banyak hal yang bisa dilakukan para aktivis mahasiswa. Membantu persoalan kesehatan, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya dan lainnya. Aktivis mahasiswa juga diminta Ganjar membantu meningkatkan ekonomi kreatif Papua yang sangat bagus.

“Meski kecil, tapi apa yang dilakukan kawan-kawan ini mesti solutif. Tidak perlu hal besar, kecil tidak apa-apa yang penting bermanfaat. Bisa mengembangkan ekonomi kreatif di sini, peningkatan pariwisata dan lainnya,” tegasnya.

Ganjar mengatakan telah menawarkan program desa kembar antara Jateng dengan Papua. Program itu dimintanya dikawal oleh para aktivis mahasiswa ini agar bisa berjalan

Pos terkait