Daerah

Pendapatan 200 Ribu Sehari dari Hasil Mengemis, Anak Kelas 4 SD Putus Sekolah

Jatengpost.com- Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal melakukan razia Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di sejumlah titik di Kota Tegal pada Senin (18/3). Dari razia tersebut ditemukan seorang anak kelas empat Sekolah Dasar yang memilih putus sekolah lantaran tidak mampu membeli sepatu.

Identitas sengaja kami rahasiakan, ia mengaku dari hasil mengemis mampu mengumpulkan uang sejumlah 200 ribu. Ironisnya ia mengaku berhenti sekolah lantaran penghasilan itu, dan mengaku hasil jerih payahnya itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Malu tidak punya sepatu,” katanya saat ditanya alasan berhenti sekolah.

“”Saya biasa meminta-minta di sekitar Pasifik Mal. Sehari biasanya mendapatkan Rp. 200.000,” tuturnya saat berbincang.

Kepala Dinas Kota Tegal, Dyah Kemala Sinta melalui Kasi Rehabilitasi Sosial Budi Santoso mengatakan razia yang dilakukannya adalah kegiatan rutin. Dalam kegiatan ini, timnya berhasil mengamankan 26 orang PGOT dari sejumlah titik, yang lima diantaranya masih anak-anak dibawah umur.

“(Selanjutnya) mereka tetap kami data dan titipkan dulu semuanya di rumah singgah,” ungkapnya.

Selanjutnya setelah di data, ke 26 PGOT akan diberikan pembinaan yang intensif.