Politik & Hukum

Buntut Penggeledahan, Plt PSSI Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengaturan Skor

Jatengpost.com- Satgas Mafia Bola yang diketua oleh Kapolri Tito Karnavian menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka. Pada Jumat (15/2).

Sebelumnya tersangka digeledah oleh tim Satgas di Apartemen Taman Rasuna, Tower 9, Unit 0918C pada Kamis (14/2).

Dari apartemen yang merupakan kediaman Joko, Polisi menyita 1 laptop merek Apple warna silver beserta charger, 1 ipad merek Apple warna silver beserta charger, dokumen terkait pertandingan, buku tabungan dan kartu kredit. Kemudian, disita pula uang tunai, 4 bukti transfer, 3 unit telepon selular warna hitam.

Selain itu juga, Polisi meringkus 6 unit telepon selular, 1 bundel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam dan 1 buku note kecil warna hitam. 2 buah Flashdisk, 2 bundel surat, 2 lembar kuitansi, 1 bundel dokumen, dan 1 tab merek Sony warna hitam.

Usai melakukan penggeledahan, Joko Driyono (Jokdri) ditetapkan sebagai tersangka melalui mekanisme gelar perkara.

“Penetapan tersangka Joko Driyono, setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara,” kata Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Sepakbola, Kombes Pol Argo Yuwono pada Jumat (15/2).

Setelah itu, Satgas juga telah mengirimkan surat pada badan imigrasi untuk pencekalan berpergian ke luar negeri dalam waktu 20 hari kedepan.

“Informasi dari Kasatgas bahwa malam ini sudah dikirim surat ke Dirjen Imigrasi untuk pencegahan ke luar negeri atas nama Joko Driyono,” ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Adapun dasar penggeledahan yang dilakukan berdasarkan:

LP/6990/XII/2018/OMJ/Ditreskrimum, bertanggal 19 Desember 2018; Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Diketahui, Joko Driyono merupakan Ketua Umum PSSI sementara usai Ketua Umum sebelumnya, Edy Rahmayadi menngundurkan diri pada Minggu, 20 Januari 2019.