Peristiwa

Dipandu Ketua MUI Kebumen, Para Pengikut Ajaran Islam Sejati Akhirnya Taubat

Jatengpost.com – Belasan pengikut ajaran Islam Sejati mendatangi Mapolres Kebumen untuk melakukan pertaubatan masal di Masjid Assaara Polres Kebumen, Rabu (06/3/2019) siang.

Acara pertaubatan disaksikan langsung Wakapolres Kompol Prayudha Widiatmoko, Ketua MUI Kebumen H Nur Sodik, Kasi Binmas Kemenag Khamid, Kasi Intelejen Kejari Adenallah, serta Pejabat Utama Polres Kebumen.

Insyafnya para pengikut ajaran Islam Sejati ini tak lepas dari peran sang pemimpin kelompok itu.

Pimpinan Islam Sejati Hadi Siswanto (70) warga RT 6 RW 7 Kelurahan Kebumen, Kecamatan/Kabupaten Kebumen mengaku khilaf telah mengajarkan ajaran Islam Sejati kepada para pengikutnya.

Ritual pertaubatan untuk kembali ke ajaran agama Islam oleh para pengikut Islam Sejati ini dipandu oleh Ketua MUI Kebumen H Nur Sodik.

Seperti diketahui, ajaran Islam Sejati yang dibentuk mulai Februari 2019 sempat mengundang keresahan sejumlah masyarakat.

Warga yang resah akhirnya melaporkannya ke Polres Kebumen. MUI dan Kemenag pun turun tangan.

Setelah dikaji oleh MUI dan Kemenag, ajaran tersebut ternyata tidak sesuai kaidah Agama Islam dan dinyatakan sesat.

Ajaran Islam Sejati

Dalam pertaubatan itu, para pengikut ajaran Islam Sejati terlihat menangis dan menyesali perbuatannya.

Setelah bertaubat dan dipimpin membaca Syahadat, belasan pengikut ajaran Islam Sejati kembali ke agama Islam yang sesuai kaidah ajaran agama Islam.

Waka Polres Kebumen Kompol Prayudha Widiatmoko mengatakan, pertaubatan dilakukan untuk memberitahukan kepada masyarakat Kebumen bahwa ajaran Islam Sejati tidak sesuai kaidah.

Dengan demikian, ajaran ini tidak akan lagi menyebar atau diminati masyarakat.

Menurut Kompol Prayudha Widiatmoko, ada 14 orang yang telah bergabung dengan Islam Sejati dan kini telah bertaubat.

“Kegiatan ini untuk meredam gejolak masyarakat dan membenarkan ajaran yang sebelumnya kurang sesuai,” ungkapnya.

Ajaran Islam Sejati merupakan ide dari Hadi Siswanto (70), warga RT 6 RW 7 Kelurahan/Kecamatan Kebumen.

Dalam ajarannya, Hadi Siswanto ini mengajarkan kalimat syahadat yang berbeda.

Yakni dengan menambah bacaan sesuai keyakinan Hadi Siswanto. Juga disertakannya aliran jawa. Bahkan, Hadi Siswanto telah membuat buku yang ia buat sendiri.

Hadi Siswanto mengaku ajarannya itu berasal dari bisikan yang didengarnya. Lalu dia membuat buku yang disebut “islam sejati”. Ajaran itu sudah berlangsung selama 3 bulan terakhir. Hadi Siswanto sehari-hari dikenal sebagai paranormal.