Disebut Celeng oleh Bambang Pacul, Kader PDIP Pro Ganjar: Bambang Pimpin Kader Bebek

  • Whatsapp
Deklarasi DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) di Purworejo
Deklarasi DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) di Purworejo

Jatengpost.comWakil Ketua DPC PDIP Purworejo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI), Albertus Sumbogo, akhirnya menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP yang juga merangkap Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, yang menyebut kader yang deklarasi Ganjar Capres 2024 adalah kader celeng.

Dalam menanggapi pernyataan Bambang Pacul, Albertus menyebut jika ia bersama kader PDIP lainnya tidak ingin seperti bebek, yang tidak memiliki inisiatif bergerak.

Bacaan Lainnya

“Di bawah tekanan kepemimpinan beliau (Bambang Pacul) lahirlah kader-kader dengan mental babu, bebek dan beo,” kata Albertus, Minggu (10/10).

Albertus menambahkan, ucapan-ucapan seperti itu bukan yang pertama dilontarkan Bambang Pacul, panggilan akrab Bambang Wuryanto. Albertus mengakui bahwa Bambang Pacul melakukannya untuk merapatkan barisan, namun justru kini menciptakan kader dengan mental pesuruh.

“Ini bukan yang pertama beliau mengatakan hal tersebut, terutama dalam rangka merapatkan barisannya, supaya tidak seorang pun dari kader PDIP berani berbeda pendapat dan tetap tunduk pada otoritas ‘diktator Pacul’ dengan analogi bahwa barisan kader ini militeristik sifatnya,” ujar Albertus.

“Dengan demikian maka kader partai harus dikomando seperti baris-berbaris. Dalam beberapa hal, itu tepat dan berhasil, tetapi dalam banyak hal Pak Bambang Pacul telah merubah jiwa para kader menjadi seperti pesuruh. Kon ngalor, ngalor, kon ngidul, ngidul (diperintah ke utara ya ke utara, diperintah ke selatan ya ke selatan),” sambungnya.

Albertus kini memimpin DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo yang dideklaraskan pada Sabtu (25/9) lalu. Kelompok relawan tersebut siap mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

Sebelumny, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul menyebut oknum kader PDIP yang mendeklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, telah keluar dari barisan.

“Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apapun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” tegasnya kepada wartawan di Sukoharjo, (9/10).

 

Pos terkait