Politik & Hukum

Erick Tohir Sebut Temukan Bukti Prabowo-Sandi Gunakan Konsultan Asing

Jatengpost.com- Ramai diperbincangkan, Jokowi sebut lawan politiknya menggunakan strategi “Propaganda Rusia” dalam kampanye. Pernyataan Jokowi itu dibenarkan oleh Erick Tohir selaku Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN).

Menurut Tohir, apa yang disamapaikan Jokowi sebetulnya seudah diketahui sejak awal bahwa ada keterlibatan orang asing yang membantu BPN Prabowo-Sandi. Ia mengungkapkan bukti hubungan keduanya sudah tersebar di media sosial.

“Contoh saja soal konsultan asing. Di media sosial juga ada buktinya keberadaan orang asing di belakang BPN. Propaganda Rusia itu yang dimaksud konsultan asing yang dipakai. DAn kita tahu, beliau tahu konsultannya bukan satu atau dua saja. Dari negara lain juga ada,” kata Erick melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/2).

Tohir juga menyampaikan jika pernyataan Jokowi itu merupakan buntut dari data lembaga survei pascadebat. Lembaga survey tersebut ialah LSI (Lembaga Survey Indonesia) menurut data LSI, pascadebat suara undecided voters berada di angka 18 persen.

Untuk meyakinkan suara yang 18 persen, Jokowi melakukan itu untuk mengembangkan sumber daya masyarakat indonesia.

“Intinya menjelaskan ada manfaat jangka pendek dan ada jangka panjang. Sama seperti menanam pohon buah, kan ujug-ujug langsung berbuah. Ini yang bagaimana undecided voters perlu dijelaskan. Lalu selanjutnya bagaimana Pak Jokowi akan kembangkan sumber daya manusia kita,” jelasnya.

Untuk kedepan barisan paslon nomor urut 01 mengaku akan banyak mengutarakan data dan fakta. Hal itu berkaitan dengan banyaknya tuduhan yang tidak mendasar atau tanpa data. Erick memastikan akan menggunakan banyak data untuk meluruskan isu-isu yang mengusik.

“Kenapa pakai data? Contohnya begini. Paslon 02 menjanjikan gaji pegawai akan dinaikan. Tapi di lain pihak, dia tak konsisten karena menurunkan pajak negara. Dari mana untuk membiayainya? Apakah nanti negara kita kayak Venezuela atau Yunani yang krisis? Yunani krisis karena pemasukan dan pengeluaran tak seimbang. Makanya bicara harus pakai data kan,” ujarnya.

Sebelumnya, koordinator juru bicara BPN, Danhil Anzar menyatakan pernyataan Jokowi tidak benar dan hoax. Menurutnya pihaknya tidak menggunakan konsultan asing, namun konsultan dalam negeri yaitu Bojong Koneng, Hambalang, Bogor.

“Bohong dan hoax kalau menyebut Prabowo-Sandi pakai konsultan asing, dan kampanye kami bukan ala-ala Rusia, kampanye kami itu ala-ala Bojong Koneng. Jadi konsultannya dari Bojong Koneng,” kata Danhil kepada wartawan, Senin (4/2).

Hal senada juga disampaikan Sandiaga Salahudin Uno, ia menepis tuduhan menggunakan konsultan asing. Dan menyatakan jika ia selama ini banyak mendengar dari masyarakat yang sudah ia kunjungi lebih dari seribu titik, itulah konsultan bagi dirinya.

“Ya memang kami tidak memakai konsultan asing. Dan kami mendapatkan masukan itu justru dari (masyarakat) 1.180 titik yang sudah kami kunjungi di Indonesia. Itu konsultan terbaik kami. Kami mendapatkan data-data itu dari rakyat,” tutur Sandi di Bulungan, Kebayoran Baru, jakarta Selatan, Selasa (5/2).

“Ya memang kami tidak memakai konsultan asing. Dan kami mendapatkan masukan itu justru dari (masyarakat) 1.180 titik yang sudah kami kunjungi di Indonesia. Itu konsultan terbaik kami. Kami mendapatkan data-data itu dari rakyat,” kata Sandi di Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/2).