Pendidikan

Hanya Gara-gara Kritik Rektor, Guru Besar Unnes Diadili

Jatengpost.com-  Guru Besar Bidang Kependudukan dan Lingkungan Universitas Negeri Semarang Profesor Saratri Wilonoyodho disidang oleh komite etik perguruan tinggi itu karena diduga mengkritisi Rektor Fathur Rokhman.

Saratri yang dikonfirmasi di Semarang, Senin, membenarkan pemanggilan oleh komite etik yang beranggotakan para guru besar Unnes itu pada 8 Juni lalu.

“Dipanggil, katanya akan membicarakan masalah etika,” katanya.

Dalam sidang di hadapan komite etik itu, Sarastri mengaku ditanyai perihal unggahannya di media sosial Facebook.

“Saya jelaskan kalau tulisan yang saya unggah di Facebook itu bersifat umum, tidak merujuk pada salah satu pihak,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, tulisannya tidak merujuk langsung yang berkaitan dengan dugaan plagiarisme penelitian oleh Rektor Unnes.

Dalam sidang itu, ia meminta komite etik tidak tebang pilih.

“Kalau saya dipanggil, maka kasus berkaitan dugaan plagiarisme oleh rektor juga diproses agar jelas,” katanya.

Menurut dia, Fathur Rokhman juga harus dimintai keterangannya karena tuduhan yang dialamatkan itu juga belum tentu benar.

“Kalau memang bersalah ya harus dijatuhi sanksi, tapi kalau ternyata tidak bersalah juga harus disampaikan ke masyarakat,” katanya.