Nasional

Inilah Isi Puisi Sukmawati yang Dinilai Melecehkan Syariat Islam

Jatengpost.com- Puisi Sukmawati yang berjudul “Ibu Indonesia” yang ia bacakan sendiri pada acara Indonesia Fashion Week 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Kamis lalu mengundang respon keras dari berbagai kalangan umat Islam. Pasalnya sebagian dari isi puisi tersebut dinilai menyinggung syariat dan simbol Islam.

Banyak pihak yang menyayangkan isi dari puisi tersebut. Salah satunya Ustaz Haikal Hasan, yang juga Sekjen Penanggulangan Penodan Agama. Ia menyesalkan puisi yang dibacakan Sukmawati kental dengan SARA, menyinggung umat Islam dengan membanding-bandingkan suara kidung lebih merdu dari alunan azan.

Hal senada juga dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. Menurutnya seharusnya isi puisi tersebut tidak menyinggung agama, sebab hal tersebut bisa menimbulkan konflik. Taufik Menambahkan, persoalan syariat agama merupakan hal yang sensitif dan sangat rentan menimbulkan konflik.

Berikut isi dari puisi “Ibu Indonesia” karangan Sukmawati yang sedang ramai diperbincangkan.

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat 
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.