Kisruh Belum Berakhir, Ayah Wali Kota Tegal: Semoga Dapat Hidayah

  • Whatsapp
Ayah Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Muhadi Setiabudi.

Jatengpost.com – Ayah dari Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yakni Muhadi Setiabudi rupanya mengikuti dialektika dari anaknya.

Perseteruan antara anaknya yang menjabat sebagai Wali Kota Tegal, dengan Wakil Wali Kota Tegal tidak luput untuk ikut dikomentari.

Bacaan Lainnya

Muhadi Setiabudi, berharap kisruh antara keduanya lekas berkahir dan kembali harmonis.

“Saya sebagai orang tua semoga ada solusi terbaik, agar masalah ini tidak sampai berkerpanjangan‎,” kata Muhadi usai menghadiri acara Kementerian Agama Kota Tegal, di Hotel Riz Palace Kota Tegal, Sabtu malam (13/3/2021).

Muhadi yang juga merupakan sosok pebisnis kondang di wilayah pantura Jawa Tengah, tidak lupa memberikan doa dan harapan terbaik untuk putranya.

“Semoga Allah memberikan hidayah, sehingga ada jalan solusi yang terbaik untuk Kota Tegal‎,” ucap pemilik PO Dedy Jaya itu.

Kabar terkahir, menurut Muhadi, masih terdapat ketidakpastian anatara dua pucuk pimpinan Kota Tegal. Sehingga, upaya mediasi dari kisruh keduanya belum bisa dilakukan.

‎”Saya dengar rupanya masih ada yang harus diluruskan dulu‎, tapi ya sudah lah itu urusan pemerintahan,” kata dia.

Kronologi Kisruh Wali Kota Tegal dan Wakil Wali Kota Tegal

Kisruh dimulai antara keduanya, saat beredar kabar dari pencabutan sejumlah fasilitas kedinasan kepada Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi.

Beberapa fasilitas yang mengalami penarikan, diantaranya, supir, ajudan, dan staf di kantor dinas pemkot. Lalu, melihat situasi tersebut, Muhamad Jumadi melakukan pembangkangan dengan tidak masuk ke kantor selama 11 hari.

Pembangkangan dilakukan, sejak 11 Februari 2021. Sejak saat itu pula, kondisi Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal yang terletak di Jalan Kartini, Kota Tegal.

Nampak sepi, dan tidak ada aktifitas kedinasan sebagaimana mestinya.

Adapun, puncak perseteruan keduanya yakni Wali Kota Tegal Dedy Yon melaporkan Wakilnya ke Polda Jateng atas dugaan usaha pencemaran nama baik.

Pelaporan dilakukan pada Rabu (24/2/2021) atas kasus penggerebekan kasus narkoba di salah satu hotel di Jakarta.

Pos terkait